Bahasa daerah di Alor memiliki susunan atau struktur bahasa yang terbolak balik seperti bahasa Inggris. Bahasa daerah Alor yang kita bahas kali ini adalah bahasa kamang di DEsa Waisika, Nailang, kamot, Kecamatan ATL
Contoh. Bahasa Indonesianya. Saya makan Nasi. Bila di terjemahkan ke dalam bahasa daerah akan jadi seperti ini. Nal wutongma kate yang artinya. Saya nasi makan. Nal yang artinya saya. wutongma yang artinya nasi dan Kate yang artinya makan.
Contoh lain. dia memukul anjing. Akan jadi seperti ini. Gal yang artinya dia, ku yang artinya anjing dan bona yang artinya pukul. Jadi bila dibaca secara lurus maka akan jjadi seperti ini hasilnya. dia anjing memukul. Unik bukan!
Kata Bapak dan Kata nenek dalam bahasa daerah tidak berdiri sendiri. Melainkan digabungkan dengan kata saya.
Contoh : Netam yang artinya nenek saya dan nepa yang artinya bapa saya. Kata ne sendiri yang artinya saya. Sedangkat tam tidak memiliki arti. begitupun kata pa. dua-duanya harus digabungkan dengan awalan ne sehingga menjadi sebuah makna yang utuh.
Kata kapan dalam bahasa daerah memiliki pengertian masing-masing.
Kata kapan yang menyatakan masa lalu dan sekarang serta kata kapan yang menyatakan masa depan.
Contoh : Talino yang artinya Kapan yang menyatakan masa yang telah lampau
Dan kata Talinte yang mengatakan. Masa yang akan datang.
1 kata memiliki 4 makna. Contoh kata Ton : artinya Bambu, nangka, mengapa dan bagaimana. Masih kaitan dengan kata majemuk, 1 kata memiliki 2 makna.
Contoh kata Male. Kata ini memiliki 2 makna. Yaitu muda, dan perempuan.
Kata datang dalam bahasa daerah Alor Kamang memiliki 6 kata Dalam Bahasa daerah yang berbeda beda dari arah dan jauh dekatnya orang itu berada.
Contoh
kita ingin memanggil orang yang ada di gunung untuk datang sebentar ketika kita memmerlukanya. Maka kata yang wajib kita gunakan adalah Yang te. Yang artinya datang dulu. Atau datanglah sebentar
contoh kata : Ima, yang te.
jika kita ingin memanggil orang yang ada di bagian atas tapi dekat. Maka kata yang patut kita gunakan adalah yang me.
Contoh : Abi yang me. Abi datang
ketika kita ingin memanggil orang untuk datang dari temapt seperti gunung yang sangat jauh. Kata yang harus kita gunakan adalah yang
Contoh : Loni Yang.
jika kita ingin memanggil orang yang berada di bagian bawa lereng/bagian di bagian bawa bukit atau lereng/tanjak. Maka kata yang kita gunakan adalah tangte
Contoh : Ande yangte jika kita ingin memanggil orang yang berada di sana maka kata yang wajib kita gunakan adalah mangte. Nelis : Mangte
jika kita ingin memanggil orang datang. Entah dari arah sana maupun sini. Kata yang wajib kita gunakan adalah sua yang artinya datang.
Contoh : apo su/ apo telah datang./ apo sua= apo datang.
Jadi jika menggunakan kata –kata ini dalam bahasa daerah Kamang di kabupaten Alor maka
Hal –hal ini harus diperhatikan
Sabtu, 01 Mei 2021
Inilah Keunikan Bahasa Daerah Di Alor yang tak pernah orang sadari
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Tuhan menciptakan manusia dilengkapi dengan bahasa yang bertujuan untuk saling membangun komunikasi antara 1 dengan yang lainnya. Berbagai...
-
PANCA PESONA KECAMATAN ALOR TIMUR LAUT 1. PESONA ALAM AIR PANAS TUTI ADAGAE Tuti adalah Sumber air panas yang terletak di Pasi-Adagae De...
-
4 April 2021 menjadi hari terburuk bagi sebahgian masyarakat di NTT, terkhususnya Warga desa waisika. Rumah rumah mereka dihantam Banjir ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar